.quickedit { display:none; }

Resensi Buku Gara-Gara Indonesia

Menyadari Betapa Hebatnya Indonesia di Masa Lampau

 

Judul : Gara-Gara Indonesia
Penulis : Agung Pribadi
 Penerbit : Asma Nadia
Tahun : 2013
Genre : Sejarah Nasional
 Tebal : 202 Halaman
 ISBN : 978-6029-055-16-0

Sekilas saat melihat sampul buku ini, maka bisa diperkirakan bahwa buku ini adalah buku yang membahas sejarah. Ketika mengetahui bahwa buku itu adalah buku sejarah, maka mungkin yang terlintas dalam bayangan pembaca adalah sebuah buku yang sekadar menyajikan kisah sejarah seperti buku-buku sejarah pada umumnya.
Namun buku ini berbeda. Inti dari buku ini bukan untuk menyampaikan kisah-kisah sejarah melainkan untuk memotivasi para pembacanya agar semakin tumbuh rasa nasionalismenya terhadap Indonesia karena bangsa ini memiliki sejarah yang besar. Maka, kisah-kisah sejarah dibuku ini disajikan sebagai perantara saja agar para pembaca termotivasi untuk berbuat sesuatu untuk bangsa ini.

Amerika dan Perancis kalah perang gara-gara Indonesia, Amerika ada karena Indonesia, dan Wilayah laut dunia damai karena Indonesia, merupakan beberapa kisah yang disajikan dalam buku ini. Pembaca pun akan dibawa penasaran, kisah-kisah apalagi yang menunjukkan betapa hebatnya Indonesia. Maka, bukan sesuatu yang membosankan untuk membaca buku ini sampai habis.

Beberapa kisah sejarah dalam buku ini memang sudah diketahui banyak orang. Namun penyampaian sejarah di buku ini dibungkus dengan nuansa semangat nasionalisme. Dengan demikian, membaca peristiwa sejarah di buku ini terasa lebih menarik karena saat membacanya, pembaca akan diliputi rasa bangga dan termotivasi. Sejarah-sejarah hebat Indonesia lainnya juga mungkin masih sedikit orang yang mengetahui dan tidak ada dalam buku pelajaran sejarah, sehingga pembaca juga akan mendapat pengetahuan sejarah yang baru.

 Penulis menyajikan kisah sejarah dalam buku ini melalui analisanya dan menghubungkan suatu peristiwa sejarah dengan Indonesia. Pada akhirnya, akan terlihat betapa inspiratif dan berpengaruhnya Indonesia pada peristiwa-peristiwa sejarah tersebut. Analisa yang dilakukan tidak sembarangan dan bukan sekadar opini subjektif penulis. Analisa penulis didukung dengan data-data yang sumbernya juga dicantumkan sehingga pembaca bisa memeriksa kebenarannya.

 Di setiap akhir bab terdapat renungan, dimana penulis menghubungkan dan membandingkan peristiwa sejarah yang dikisahkan dengan keadaan Indonesia saat ini. Dibagian inilah penulis memotivasi pembaca untuk meneladani tokoh-tokoh sejarah yang telah berbuat banyak kepada Indonesia. Dari renungan tersebut, saya sebagai kalangan muda merasa tersentil dengan mengetahui betapa matangnya pemikiran para pemuda di masa lampau. Mereka mampu memberi gagasan dan terobosan untuk melakukan sesuatu untuk bangsa ini. Kongres Sumpah Pemuda dan Kongres Wanita adalah contoh buah pikiran dari para pemuda saat itu. Beberapa dari mereka bahkan masih berusia belasan tahun. Sangat miris jika dibandingkan pemuda masa kini yang lebih senang berhura-hura dan memikirkan kesenangannya sendiri. Walaupun memang ada pula beberapa pemuda yang sudah berkontribusi terhadap masyarakat, namun jumlahnya masih sedikit.

Buku ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sejarah yang hebat dan hal tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Seharusnya Indonesia bisa lebih maju karena sejarah sudah memberikan pedoman untuk menentukan langkah ke depan. Tinggal bagaimana generasi saat ini menentukan nasib bangsa ini. Maka, lewat buku “Gara-Gara Indonesia”, generasi saat ini diharapkan termotivasi untuk semakin cinta tanah air serta berani bermimpi dan bertindak bagi bangsa ini. (Raimundus)

Dipublikasikan oleh Raimundus Brian Prasetyawan di http://bukubrian.blogspot.com/2014/04/resensi-gara-gara-indonesia.html

Resensi ini dimuat juga  di http://www.wisata-buku.com/index.php?option=com_content&task=view&id=2274&Itemid=2417

Post a Comment